RSS

Ribuan Mahasiswa Unmul Tak Bisa Kuliah Kampus Terendam, Boleh Pakai Sendal

12 Nov

Banjir yang merendam Samarinda juga berimbas terhadap aktivitas belajar mengajar Universitas Mulawarman. Ribuan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Gunung Kelua, Senin (10/11) kemarin tidak bisa belajar karena ruang kuliah mereka tergenang banjir dengan ketinggian rata-rata 50 cm.

Genangan air di Kampus Unmul Gunung Kelua sebenarnya sudah terjadi sejak Sabtu (8/11) lalu. Namun aktivitas belajar mengajar pada akhir pekan tidak sesibuk awal pekan, sehingga mahasiswa tidak banyak mengeluh. Namun pada awal pekan kemarin, ribuan mahasiswa FKIP yang hendak belajar, terpaksa urung belajar setelah melihat kampusnya terendam banjir.

Faisal Tanjung salah satu diantaranya. Mahasiswa semester 1 jurusan Pendidikan Jasmani, mengaku baru pertama kali melihat kampusnya terendam. “Kaget juga saya lihat kampus terendam. Mau bagaimana lagi, kalau sampai siang tidak surut juga, ya paling meliburkan diri. Tadi saya lihat dosen saya tidak jadi masuk kampus,” ucapnya.

Azizah, mahasiswa jurusan Fisika FKIP Unmul mengatakan, para mahasiswa hanya bisa berharap banjir bisa segera reda. “Mau menuntut sama siapa. Kalau memang kebanjiran seperti ini, kami mau ngadu ke rektorat, paling mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Kalau dibilang rugi, sebenarnya sangat rugi, tapi mau diapain lagi,” ujarnya.

Tika, mahasiswa Fakultas Farmasi angkatan 2008 juga menjadi korban banjir karena akses jalan ke ruang kuliahnya terendam. Dia mengaku kecewa dengan bangunan Unmul yang tidak bebas banjir. Meski dia masih bisa belajar, namun itu dinilainya tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. Untuk biaya perkuliahan per semester, ia harus membayar Rp 2,6 juta. “Maunya sih tidak ada banjir. Kami sudah bayar mahal, tapi masih kena musibah,” ujarnya.

Sementara itu, untuk mengatasi tersendatnya proses belajar mahasiswanya, Dekan FKIP Andi Icrar Asbar, tidak benar kalau seluruh mahasiswanya tidak bisa belajar. Dari 9.000 lebih mahasiswa FKIP Unmul, mahasiswa yang belajar di kampus Gunung Kelua hanya setengahnya atau sekira 4.500 mahasiswa. Sisanya belajar di Kampus 2 FKIP di Jl Pahlawan Samarinda dan Kampus 3 FKIP di Jl Bangeris Samarinda.

Khusus untuk mahasiswa di Gunung Kelua, pihaknya sudah mencarikan tempat belajar baru dengan menumpang sementara di fakultas lain. Misalnya Fakultas Kehutanan atau Fakultas Ekonomi. Namun hal ini katanya, masih harus dikoordinasikan dengan dekanat fakultas dimaksud. “Kemungkinan kalau kondisinya seperti ini berlangsung lama, kami akan memberi kuliah pada sore atau malam hari, menghindari jadwal kuliah mahasiswa di fakultas yang ruangannya kami pinjam,” ucap Icrar.

Selain langkah itu, Icrar mengatakan, ada langkah lain yang bisa ditempuh. Karena karena bangunan FKIP Gunung Kelua rata-rata bertingkat. Untuk itulah, mahasiswanya diperkenankan mengenakan sendal untuk bisa melewati banjir dan bisa mengikuti perkuliahan. Atau mengenakan celana pendek ke kampus. Namun pada saat perkuliahan harus diganti dengan pakaian yang lebih sopan.

“Kami membolehkan mahasiswa pakai sendal dan celana pendek ke kampus. Tapi di dalam ruangan harus diganti. Selain itu, silakan bagi dosen yang bisa mencari ruangan sendiri untuk belajar, atau dengan hanya memberi tugas kepada mahasiswanya. Kondisi ini kan tidak terus-terusan, intinya bagaimana mahasiswa tetap belajar meski, tidak belajar di kampus juga tidak apa-apa,” ungkapnya. (*/obi)

Sumber Kaltimpost

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada November 12, 2008 in uncatagori

 

One response to “Ribuan Mahasiswa Unmul Tak Bisa Kuliah Kampus Terendam, Boleh Pakai Sendal

  1. Donny

    November 15, 2008 at 8:47 am

    Hahaha… hayo kampus sapa tuh?
    Itu sih bikin2 bangunan gak ngajak rundingan ma orang tanah dulu… Banjir dah!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: