RSS

Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia [IPM] Wilayah Kalimantan

10 Des

Peningkatan Indeks Prestasi Manusia (IPM) berhubungan langsung dengan perbaikan indikator-indikator sosial, misalnya, angka melek huruf dewasa, angka kematian bayi, perbaikan IPM juga diiringi oleh berkurangnya kemiskinan yang mana angka kemiskinan pendapatan juga tidak dapat mengungkapkan kenyataan bahwa seseorang dapat jatuh miskin bukan saja karena tidak memiliki pendapatan yang cukup, tapi karena tertinggal dalam banyak hal. Misalnya tertinggal dalam hal pendidikan, memiliki tingkat kesehatan yang buruk, atau hidup di lingkungan yang tidak aman. Ketertinggalan semacam ini tergambarsecara lebih utuh dalam Indeks Kemiskinan Manusia (IKM).

Menurut data BPS rata-rata IPM Indonesia tahun 2002 adalah 66, walau angka ini menyimpan suatu variasi antar dearah yang cukup tinggi yang terentang antara 76 di Jakarta Timur hingga 47 di Kabupaten Jayawijaya di Papua. IPM Indonesia merangkak naik dengan stabil sampai pertengahan tahun 1990-an.

Kemudian setelah tahun 1996, menurut data BPS, IPM Indonesia merosot tajam – walaupun menurut LPM global indeks Indonesia terus naik sampai tahun 2001. Estimasi BPS juga memperlihatkan fluktuasi yang lebih besar karena perhitungan BPS menggunakan ukuran pendapatan yang berbeda. LPM global menggunakan PDB per kapita berdasarkan catatan keuangan nasional sementara BPS menggunakan konsumsi atau belanja rumah tangga berdasarkan survei rumah rumah tangga sampel, yang mengungkapkan dengan lebih baik hal-hal nyata yang dialami oleh kelompok-kelompok berpendapatan rendah.

Apabila dilihat per kab/kota pada masing-masing provinsi di Indonesia, perbedaan tidak hanya berhenti pada variasi IPM antara berbagai daerah di Indonesia, karena tingkat kemajuan pun juga berbeda-beda. Sebagian besarkabupaten mengalami kemajuan antara tahun 1999 sampai tahun 2002, tetapi 18 kabupaten mengalami penurunan IPM (Gambar 1). Kebanyakan daerah yang mengalami penurunan ini berada di Maluku dan Papua – empat di Maluku dan Maluku Utara dan tujuh di Papua. Di Papua faktor penyebab utamanya adalahmerosotnya tingkat pendidikan dan pendapatan. Untuk Maluku dua faktor yang turut menyumbang kemerosotan ini adalah turunnya usia harapan hidup dan pendapatan riil yang disebabkan oleh konflik sosial di daerah tersebut.

Download IPM Kalimantan

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 10, 2008 in E - Book

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: